Wahai para penguasa negeriku yang budiman
Apakah diantara kita disebut budak dan tuan?
Kau tahu hak kami terabaikan
Tapi perjuangan kami belum juga dalam genggaman

Tak usah kau habiskan tinta untuk menjungkir balikan fakta
Karena para anak nestapa masih membutuhkanya
Yang kami pinta hanyalah aliran tetes keringat kami
Yang kabur dan tak terpenuhi

Kami bertarung dengan tetesan darah keringat dan airmata
Untuk hidup sekian jiwa yang nestapa
Dan juga untuk negerimu,negeri kita
Yang telah porak poranda

Tapi lintah penjilat itu
Telah menguras keringat kami
Terisi pundi-pundi mereka
Dengan airmata dan tetesan darah kami

Apakah kau tak tahu itu?
Atau memang tak perduli?
Karena bahasa lidahmu
Membuat mereka samakin meraja…

Stanley, April 2010
gaungkan gema May Day….

By: Cynthia Eko Rahayu

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s